Gunung Prau terkenal sebagai destinasi pendakian ramah bagi pemula yang berlokasi di Provinsi Jawa Tengah, Indonesia. Gunung ini menawarkan pengalaman mendaki yang menarik dengan pemandangan indah dan memukau.
Puncak Prau memiliki ketinggian 2.590 mdpl (meter di atas permukaan laut) dan terletak di tapal batas antara empat kabupaten, yaitu Kabupaten Wonosobo, Kabupaten Temanggung, Kabupaten Kendal, dan Kabupaten Batang. Gunung ini memiliki rute yang terbilang mudah bagi para pelancong untuk sampai ke titik pendakian.
Lokasi Gunung Prau juga terletak di kawasan Dataran Tinggi Dieng dan merupakan surga bagi para pendaki atau pecinta alam.
Pada artikel ini saya akan mengulas informasi mengenai Gunung Prau serta keistimewaan apa saja yang dapat sobat rasakan ketika mendaki kesana.
Akses transportasi umum menuju ke Wonosobo atau Kawasan Dataran Tinggi Dieng terbilang mudah. Cara yang paling cepat dengan mencari tiket bus jurusan Terminal Mendolo.
Sobat bisa membeli tiket dengan menggunakan aplikasi Tiket.com, Traveloka, atau Redbus. Melalui aplikasi tersebut, sobat akan mendapatkan rincian informasi yang sangat bermanfaat untuk menentukan rencana keberangkatan.
Informasi yang dimaksud berupa harga tiket, jam keberangkatan, serta pilihan titik penjemputan. Berhubung saat itu kantor saya berlokasi di Jakarta, saya memilih Terminal Tanjung Priok sebagai titik keberangkatan terdekat.
Berdasarkan data saat ini (Mei 2024) terdapat beberapa PO bus yang melayani rute Jakarta – Wonosobo. Bus tersebut rata-rata memulai perjalanan sore dan paling malam sekitar jam 7, berikut daftarnya:
- PO Sinar Jaya *most recommended
- PEBEPE
- Kupu Kupu Ayu
- Dieng Indah
- Damri
Mount Prau Open Trip by Kopdar Trip Indonesia
Rp849.000
Hiking ke Gunung Prau selama 2 hari 1 malam. Trip sudah termasuk penjemputan dari meeting point di Jakarta dan Bandung.
Booking di Traveloka
Setelah sampai di Terminal Mendolo, sobat bisa melanjutkan perjalanan menuju ke Basecamp Pendakian Gunung Prau yang dituju.
Ada beberapa opsi transportasi yang bisa dipilih, antara lain menggunakan ojek, sewa angkutan pendaki (carry pick up), atau yang paling mudah dan banyak digunakan adalah menggunakan angkutan umum micro bus jurusan Wonosobo – Dieng – Batur.
Rute transportasi yang saya jelaskan ini berlaku untuk arah sebaliknya (rute pulang dan pergi)
Ragam pilihan jalur pendakian Gunung Prau
Gunung Prau menjadi salah satu gunung favorit untuk pendakian di Jawa Tengah. Bagi siapa pun yang ingin mencoba pengalaman mendaki gunung pertama kali atau menikmati keindahan alam dari ketinggian, Gunung ini menjadi tempat yang patut dipertimbangkan.
Prau memiliki 6 jalur pendakian resmi dengan karakteristik dan tingkat kesulitan berbeda-beda. Masing-masing basecamp memiliki peraturan yang wajib dipatuhi oleh pengunjung yang akan melakukan pendakian.
| Nama Jalur | Lokasi | Kontak Basecamp |
|---|---|---|
| Patak Banteng | Desa Patakbanteng, Kec Kejajar | 082111161514 |
| Dieng | Jl. Dieng KM 26, Kec. Kejajar | 08112772119 |
| Wates | Desa Wates, Kec. Wonoboyo | 081392206767 |
| Dwarawati | Desa Dieng Kulon, Kec. Batur | 081287254867 |
| Kalilembu | Dusun Kalilembu, Kec. Kejajar | 082222212727 |
| Igirmranak | Desa Igirmranak, Kec. Kejajar | 083822725407 |
Berapa biaya SIMAKSI Gunung Prau?
Pertanyaan simaksi Gunung Prau termasuk salah satu yang sering ditanyakan oleh para calon pendaki. Sekedar informasi sob, biaya mendaki ke Gunung Prau itu bentuknya berupa biaya retribusi pendakian.
Untuk besaran tarifnya, pihak pengelola Gunung Prau disemua jalur tampaknya mematok tarif yang sama, yakni sebesar Rp30.000 dengan rincian biaya retribusi Rp20.000 dan biaya fasilitas Rp10.000. Tarif tersebut berlaku untuk pendakian selama 2 hari 1 malam saja.
Jika kamu berencana untuk turun ke jalur berbeda alias lintas jalur, kalian akan dikenakan biaya tambahan sebesar Rp10.000 per orang. Rincian biaya ini berdasarkan informasi dari pihak pengelola per bulan Nopember 2024.
6 Keistimewaan Mendaki ke Gunung Prau
Berikut keistimewaan yang akan sobat dapatkan ketika mendaki ke Gunung Prau yang sering dijuluki sebagai gunung sejuta umat.
Sabana Gunung Prau dan pilihan area camp yang luas
Salah satu ciri khas Gunung Prau adalah keberadaan sabana yang luas dengan perbukitan. Banyak yang menamai bukit-bukit di Gunung Prau dengan sebutan bukit teletubbies karena karakteristiknya mirip dengan set acara televisi anak-anak tersebut.
Pemandangan bukit-bukit serta sabana yang luas memberikan nuansa berbeda dibandingkan dengan gunung-gunung lain yang ada disekitarnya.

Sabana Prau menyajikan pemandangan yang menakjubkan dengan deretan gunung-gunung yang menghiasi cakrawala sekitarnya. Suasana sabana Prau tidak pernah membosankan untuk dipandang, sobat bisa sembari menyeruput kopi dari balik tenda. Atau dapat pula menikmati keindahan gunung prau sambil bercengkrama dengan sahabat-sahabat yang ikut dalam pendakian.
Pro Tips: Pilih area camp yang tidak terlalu terbuka. Hal ini untuk mengantisipasi angin kencang yang mendadak datang pada malam hari.
Pemandangan jajaran gunung disekitar Puncak Prau
Dari puncak Gunung Prau, para pendaki dapat menyaksikan keindahan Gunung Sindoro dan Gunung Sumbing, Gunung Kembang, Gunung Bismo, Gunung Merapi, Gunung Merbabu, Gunung Lawu, serta Gunung Slamet yang membentang di arah barat.
Pemandangan seperti ini jarang sekali ditemukan pada gunung-gunung lain, sehingga banyak pendaki yang rela datang kembali ke Gunung Prau demi menyaksikan keindahan gunung-gunung yang membentang dari cakrawala Prau.

Lautan awan diatas Gunung Prau yang memukau
Mengabadikan lautan awan dengan timelapse adalah ide yang menarik! Timelapse merupakan teknik fotografi atau videografi dimana berbagai gambar diambil dalam interval waktu tertentu dan kemudian disusun secara bersamaan untuk menciptakan efek cepat atau singkat dalam durasi waktu yang lebih lama.
Fenomena lautan awan tidak selalu terjadi setiap hari atau di setiap tempat. Namun Prau merupakan tempat yang tepat untuk mengabadikan momen tersebut. Biasanya waktu terbaik munculnya lautan awan di Prau adalah pada siang sampai sore hari jika cuaca sedang cerah.
Golden sunrise Gunung Prau
Bagi pecinta alam dan fotografi, keindahan Gunung Prau memberikan banyak momen berharga untuk diabadikan. Sabana yang luas, hamparan awan di ketinggian, dan pemandangan gunung-gunung di kejauhan menciptakan latar belakang yang sempurna untuk mengambil foto-foto yang indah.

Salah satu momen yang diburu para pendaki adalah momen ketika sunrise tiba. Banyak yang rela bangun pagi-pagi buta melawan dingin untuk menyaksikan detik-detik matahari perlahan naik menyinari langit biru yang indah di Prau dan sekitarnya.
Mengabadikan momen sunrise di Gunung Prau menjadikan pengalaman yang luar biasa dan bisa menjadi kenangan indah seumur hidup. Jadi, jangan lupa siapkan peralatan yang memadai untuk memfoto momen tersebut.
Jangan lupa menyiapkan kamera atau ponsel, baterai cadangan atau powerbank, tripod. Dan yang tidak kalah penting, jangan lupa untuk melakukan pengaturan kamera sebelum melakukan pengambilan gambar matahari terbit.
Golden sunset Prau yang cantik
Pada pendakian Gunung Prau, teman-teman jangan sampai melewatkan momen untuk menyaksikan golden sunset atau matahari terbenam dengan latar belakang pemandangan pegunungan dataran tinggi dieng dan Gunung Slamet yang memukau.

Golden sunset biasanya terjadi saat matahari mulai terbenam, ketika sinar matahari yang rendah menyinari langit dan sekitarnya dengan warna oranye dan merah keemasan.
Warna-warna ini tercipta karena cahaya matahari harus melewati lapisan atmosfer yang lebih tebal saat berada di dekat cakrawala, sehingga menyebabkan penyebaran cahaya dan menghasilkan efek warna jingga yang cantik.
Penting untuk dicatat bahwa keindahan golden sunset di Gunung Prau dapat dipengaruhi oleh cuaca dan kondisi atmosfer saat itu. Cuaca cerah dengan langit yang jernih akan meningkatkan kemungkinan melihat pemandangan matahari terbenam yang spektakuler.
Jika Sobat berencana untuk menyaksikan golden sunset di Prau, pastikan untuk mengamati perkiraan cuaca sebelumnya dan datang lebih awal agar dapat menemukan tempat yang tepat untuk menikmati pemandangan yang luar biasa tersebut.
Pro tips: Banyak pendaki yang tidak menyadari lokasi bukit untuk menyaksikan sunset di Gunung Prau. Best spot untuk menyaksikan sunset berada di bukit dibelakang sunrise camp Patak Banteng (baca papan petunjuk arah).
Dekat dengan Kawasan Wisata Dieng
Bagi Sobat yang mendaki Gunung Prau, selepas mendaki di gunung ini sobat bisa menambah aktifitas wisata alam ke Dieng Plateau. Kawasan ini merupakan sebuah dataran tinggi vulkanik yang terkenal karena keindahan alamnya serta fenomena geologis yang unik.
Dieng Plateau memiliki berbagai tempat wisata menarik seperti Telaga Warna Dieng, Telaga Pengilon, Candi Arjuna, dan berbagai kolam lumpur berwarna. Tempat-tempat ini menawarkan pemandangan alam yang indah serta situs-situs sejarah dan budaya yang menarik untuk dijelajahi.
Nah jika sobat melakukan pendakian melalui jalur dieng, secara harfiah sobat sudah memasuki tempat wisata Dieng. Sobat tinggal pilih mau ke spot wisata mana yang akan dijelajah lebih dulu.
Penutup
Bagi para pendaki pemula, mendaki di Gunung Prau merupakan pilihan tepat untuk mengenal dunia pendakian. Jalur pendakiannya yang ramah dan cukup mudah, membuat pengalaman pendakian menjadi menyenangkan tanpa mengorbankan keindahan pemandangan yang ditawarkan. Meskipun demikian, tetap diperlukan persiapan fisik dan peralatan pendakian yang baik sebelum melakukan aktifitas tersebut.
Sebagai destinasi favorit para pendaki, Gunung Prau juga telah dilengkapi dengan fasilitas yang memadai, seperti pos pendakian, tempat berkemah, shelter emergency, dan sumber air bersih (pada jalur pendakian via Wates dan Patak Banteng).
Sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan, para pendaki diharapkan untuk menjaga kebersihan dan tidak meninggalkan sampah di jalur pendakian. Catat ya sob!





Kontennya menyenangkan! Seperti otakku menikmati cupcake kebijaksanaan. 🧁🧠 #IndosneioCupcakeKebijaksanaan