Mendaki Gunung Prau via Dieng menawarkan jalur yang konturnya bervariasi. Selain menanjak, trek bonus berupa jalan mendatar akan cukup banyak ditemui. Jalur ini cocok dilalui oleh pendaki pemula.
Namun meski tergolong ramah untuk pemula, sobat masih tetap harus melakukan persiapan pendakian dengan sebaik mungkin mulai dari fisik dan peralatan yang memenuhi standar.
Simak ulasan singkat dan lengkap tentang jalur pendakian Prau via Dieng sesuai dengan pengalaman yang sudah saya lakukan beberapa waktu yang lalu.
| Nama gunung: | Gunung Prau |
| Rute: | via Dieng, Kabupaten Wonosobo |
| Alamat basecamp: | Jln Raya Wonosobo, Batur – Dieng Jl Dieng KM 26, Kec Kejajar, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, 56354 |
| Titik koordinat: | -7.200485474440639, 109.91305628465994 |
| Biaya simaksi: | Rp 30.000,- (2 hari 1 malam) |
| Hari operasional: | Setiap hari |
| Status pendakian: | Buka |
| Kontak WhatsApp: | +628112772119 atau +6285727492805 |
| @basecamp_prau_dieng |
Jalur Dieng menawarkan trek pendakian yang tidak terlalu terjal dibandingkan jalur pendakian Gunung Prau via Patak Banteng. Selain itu, jalur ini terbilang teduh karena melalui hutan yang cukup rimbun dan sejuk.
Jelang puncak, rute pendakian mulai terbuka dan memanjakan mata para pendaki. Sobat akan disuguhkan dengan keindahan pemandangan Gunung Slamet, serta deretan Gunung Sindoro dan Gunung Sumbing.
Cara daftar SIMAKSI Gunung Prau via Dieng
Pendaftaran pendakian ke Prau masih dilakukan secara manual melalui loket yang tersedia di basecamp. Berbeda dengan beberapa gunung populer lainnya yang sudah menerapkan aturan booking online.
Disini sobat hanya tinggal datang ke basecamp pendakian dengan melengkapi persyaratan yang sudah ditentukan. Kita tidak perlu khawatir memikirkan kuota pendakian layaknya booking online yang sering full booked.
Syarat pendakian Prau via Dieng :
- Fotokopi KTP
- Mengisi formulir anggota pendakian
- Mengisi formulir barang bawaan
- Membayar biaya pendaftaran Rp 30.000 dengan rincian sebagai berikut: Rp 20.000 biaya retribusi ditambah Rp 10.000 sebagai biaya fasilitas.

Review jalur dan estimasi waktu pendakian Gunung Prau via Dieng
Sebagai gambaran, jumlah waktu yang saya habiskan untuk mendaki sampai dengan ke Puncak Prau sekitar 3,5 jam. Jika dipukul rata-rata, normalnya pendakian membutuhkan waktu 3-4 jam. Jalur pendakian via Dieng tidak memiliki sumber air, jadi sobat harus membawa air dari basecamp.
Terdapat 3 pos pendakian pada jalur ini. Dibeberapa titik sampai ke Batu Kayangan sobat masih bisa berkomunikasi dengan telepon seluler karena masih terdapat sinyal. Provider yang saya gunakan Indosat dan XL.
Berikut kisah perjalanan pendakian saya serta informasi lengkap terkait jalur yang dimulai dari basecamp pendakian hingga ke puncak:
Start dari basecamp menuju Pos 1 Gemekan
Pendaftaran pendakian dibuka sekitar pukul 07:30 WIB, sobat tidak perlu khawatir jika datang ke basecamp lebih pagi. Disana sudah terdapat fasilitas untuk istirahat dan fasilitas MCK. Selain itu, di sekitar basecamp juga terdapat warung makanan yang dikelola warga Desa Dieng dan sekitarnya.
Perjalanan pendakian dimulai sekitar pukul 08:00 WIB setelah saya melakukan registrasi. Waktu yang saya butuhkan untuk trekking dari basecamp menuju Pos 1 Gemekan sekitar 15 menit.

Trek pada rute ini berupa jalan makadam dan tanah yang di sisi kiri-kanan jalur terdapat kebun sayur milik warga. Setelah melewati perkebunan, sobat akan memasuki pintu gerbang guna memasuki hutan Gunung Prau. Setelah itu tidak lama sobat akan tiba di Pos 1.
Dari Pos 1 Gemekan menuju Pos 2 Semendung
Perjalanan menuju Pos 2 masih terbilang santai dengan kondisi jalur yang lumayan rata meski terdapat beberapa tanjakan yang tidak terlalu terjal. Waktu yang saya tempuh untuk mencapai Pos 2 Semendung sekitar 45 menit.
Beberapa meter sebelum Pos 2 sobat akan menemukan jalan percabangan antara jalur Dieng dan jalur pendakian Dieng Kulon (Dwarawati).
Prau via Dieng merupakan jalur pendakian yang cukup sepi bila dibandingkan dengan jalur Patak Banteng. Saya tipe orang yang kurang suka keramaian di jalur pendakian, apalagi jika harus mengantri. Maka dari itu jalur ini merupakan pilihan terbaik buat sobat yang menyukai kesunyian pada saat melakukan pendakian ke gunung.

Pos 2 ke Pos 3 Ranger
Bagi saya, jalur yang paling berat dari pendakian kali ini adalah jalur dari Pos 2 ke Pos 3. Perjalanan ini membutuhkan waktu tempuh paling lama karena rutenya yang cukup panjang. Selain itu sobat akan melewati banyak tanjakan yang lebih terjal dari dua pos sebelumnya.
Pada jalur ini kita akan melalui tanjakan yang dipenuhi akar-akar pohon yang dikenal dengan sebutan Bukit Akar Cinta. Sobat perlu hati-hati karena beberapa kali saya tersandung akar ketika melewati jalur ini.
Jelang Pos 3 Ranger sobat akan melewati jalur persimpangan pendakian Gunung Prau via Kalilembu. Banyak juga ya jalur pendakiannya? Yes! jangan heran ya sob, Prau memiliki 6 jalur pendakian resmi yang bisa sobat pilih.

Total waktu tempuh yang saya habiskan untuk melalui Pos 2 Semendung ke Pos 3 Ranger sekitar 2 jam berikut dengan istirahat dan mengambil beberapa gambar untuk kebutuhan konten.
Dari Pos 3 Ranger menuju ke Puncak Gunung Prau
Pos 3 Ranger merupakan lokasi terbaik untuk beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan ke puncak. Pos ini konturnya berupa punggungan lereng gunung yang lebarnya cukup luas dan teduh karena tertutup pohon.
Areanya lumayan besar buat mendirikan beberapa tenda, tapi sayang rasanya jika kita mendirikan tenda disini. Kita akan melewatkan pesona alam Gunung Prau yang menurut saya klimaksnya akan kita rasakan ketika berada di Sunrise Camp.
Mount Prau Open Trip by Kopdar Trip Indonesia
Rp849.000
Pendakian ke Gunung Prau selama 2 hari 1 malam. Trip sudah termasuk penjemputan dari meeting point di Jakarta dan Bandung.
Booking di Traveloka
Trek pada jalur ini masih terus naik tapi tidak terlalu menguras tenaga seperti trek sebelumnya. Banyak bonus berupa jalan datar jelang tiba di puncak. Waktu yang saya tempuh untuk mencapai puncak sekitar kurang lebih 30 menit.
Puncak Gunung Prau 2590 mdpl
Puncak Gunung Prau via Dieng memiliki ketinggian 2590 mdpl. Dari riset yang saya lakukan, ternyata puncak gunung ini memiliki dua versi dengan ketinggian yang berbeda.
Versi yang lain tertulis Puncak Prau dengan ketinggian 2.565 mdpl. Namun sampai saat ini saya belum tahu persis plang puncak tersebut terdapat dimana dan melalui jalur pendakian apa? If anyone knows the answer, please comment below!

Dari puncak menuju Sunrise Camp Gunung Prau
Perjalanan tidak berhenti sampai disini sob. Saya masih harus melanjutkan pendakian menuju lokasi untuk mendirikan tenda. Rencananya saya ingin mendirikan tenda di dekat Sunrise Camp Patak Banteng.
Lokasi camp area tersebut sangat strategis untuk berburu sunrise serta dekat pula dengan Bukit Sunset View. Waktu perjalanan yang saya butuhkan untuk sampai ke camp area sekitar 30 menit.
Total biaya yang dikeluarkan untuk pendakian ke Gunung Prau via Dieng
Total biaya yang saya keluarkan untuk melakukan aktivitas ini adalah sebanyak Rp 710.000 dengan rincian sebagai berikut:
| Jenis Biaya | Jumlah (Rp) |
|---|---|
| Tiket bus Sinarjaya Executive Leg Rest (Berangkat) | 180.000 |
| Angkutan umum elf ke BC | 25.000 |
| Logistik | 150.000 |
| Biaya simaksi | 30.000 |
| Jajan, makan, bayar kamar mandi | 100.000 |
| Angkutan elf dari BC ke Mendolo | 35.000 |
| Tiket bus Damri ke Jakarta (Pulang) *not recommended | 190.000 |
| Total | 710.000 |





di puncak ada mata air kak?
dipuncak gak ada mata air
Apa ada tempat sewaannya ka ?
sewa peralatan hiking maksudnya? di Dieng banyak kak, di basecamp juga sediain sewa alat kalo gak salah, bisa WA dulu ke basecampnya yang tersedia apa aja.
I think the admin of this web site is really working hard for
his weeb page, as here every dafa is quality basedd material.
Also visit my blog …Evernote.Com
Kenapa bus pulang not recommended bang?
bus nya kurang nyaman, kaya bus jadul, kursi banyak yang bolong, AC gak bs di buka tutup, ga ada port usb buat charge HP… Harga dibawah itu ada Sinar Jaya Rp.170.000 executive leg rest yang jauhhhhhhh lebih baik.
Terimakasih infonya
sama-sama kak
bang ada warung gak?
Jalur dieng gak ada bang…
Bro..
Kalo untuk solo higking masih mudah jalurnya? ( Tidak membingungkan mksdtnya tacknya )
Mudah Bro, papan petunjuknya juga jelas…
Shapp
Mksh infonya..
Sama-sama…
Min, apa untuk solo hiking kita diwajibkan sebelumnya harus punya pengalaman naik dulu ke gunung tsb?
Disarankan sudah punya pengalaman naik ke gunung tsb, tapi kalo belum bisa pelajari dulu karakter trek sm jalurnya dari berbagai sumber kaya youtube dll, supaya lebih siap pas solo hikingnya.
Bagus banget informasi yang diberikan, Detail dan jelas. Sangat membantu.
Kemarin temen saya ikut Private Trip ke Gunung Slamet dan Merbabu. Mereka terima beres dan ada Antar-Jemput juga. Nama Tripnya Alera Adventure https://alera.id/
terima kasih bang…
Kalau belum punya KTP apkah bisa mengunakan akta kelahiran?
bisa, pake kartu keluarga juga bisa…
Tambah info BC dieng pagi tutup jd kl mau tek tok jam 2 start dr BC trs tutup buka lg jam 8:00 nnt siang jam 11an tutup lagi, buka jam 13/14 untuk yg mau camp..
Kl jalur patak banteng tutup jam 05:00 buka lgi jam 08:00.. Buat yg dengkul gk kuat via dieng recomen.. Kmrn 1,5 jam dah smpe pnck dr BC
Terima kasih infonya mas, btw itu jam 2 start dari BC maksudnya jam 2 pagi?
terimakasih infonya – sangat membantu sekali. karena rencana sy (tangerang) sm temen (total cm ber 2) mo coba treck gn Prau Via Dieng. semoga lancar, aman terkendali.
rencana dr Tangerang naik bus Sinar jaya 15 April 2025 jam 16.30. karena lamaperjalanan kisaran 13 jam – kemungkinan iba di wonosobo jam 05.00an, istirahat – daftar – trs naik jam 08.00
semoga di tanggal tsb bisa dapet barengan naik atw ketemu di puncaknya ada temen juga
kalo ada yg mau gabung – yuks
sama-sama, semoga lancar perjalanannya nanti…